cerpen tapi agak panjang :v : otong dan jojilong

Pada suatu hari ada seorang anak yang hidup di negara jerman, anak itu bernaman otong, dia memiliki seorang teman bernama jojilong, mereka bercita-cita menjadi tentara, setiap hari mereka bermain tembak-tembakan dengan pistol kayu yang mereka buat sendiri di sebuah lapangan yang sudah usang, lapangan tersebut dulunya di gunakan sebagai tempat bermain bola, namun sekarang sudah tidak digunakan.                  Tahun demi tahun berlalu mereka pun makin dewasa dan mereka pun sudah berumur 16 tahun mereka berencana untuk mengikuti pendaftaran militer, oleh karena itu mereka pun memaksakan diri untuk tidur cepat. keesokan harinya mereka langsung bangun pagi dan langsung mandi lalu bersiap siap setelah selesai mereka langsung berangkat dengan berjalan kaki, setelah berjalan selama 2 jam akhirnya mereka sampai di tempat tujua namun…. mereka terlambat dan gagal mengikuti pendaftaran itu akhirnya mereka memutuskan untuk makan di sebuah restoran cepat saji……

otong: bro kok tempatnya bagus banget nih…

jojilong: ini namanya restoran cepat saji tong

otong: oh jadi ini temapatnya

jojilong: iye, tong mau pesen apaan?

otong: nasi, tempe sama sambel dan jangan lupa kerupuk….

jojilong: ini bukan kaya di rumah tong

otong: oh gitu toh, yaudah pesen yang sama  kaya kamu aja

jojilong: ok ok

otong: sayang kite gagal ikut pendaftaran yak bro

jojilong: iya, mungkin tahun depan kita bisa daftar lagi, yg penting sekarang makan….

akhirnya mereka memesan makanan setelah makanannya langsung datang mereka langsung makan dengan kalap, setelah mereka kenyang mereka langsung pula dan lupa bayar dan parahnya kasir restoran itu tidak ingat dan membiarkan mereka pergi, mungkin mereka berdua serasa makan di sebuah warteg deket rumah dan biasa ngutang jadi tidak ingat kalo mereka harus bayar, mereka berjalan pulang dengan santai, walau mereka sedikit kecewa karena gagal ikut pendaftaran, namun…. ketika mereaka berjalan pulang ada seorang laki” yang mengikuti merek berdua, mereka sadar sedang di ikuti dan langsung bersembunyi dan menangkap orang itu…

otong: hei kenapa kamu mengikuti kami?

orang asing: ……

otong: hei kenapa diam saja?

orang asing: ……

otong: hei cepet jawab!

jojilong: gimana mau jawab mulutnya kamu bekep pake tangan tong tong…..

otong: oh iya lupa…, sekarang cepat bicara

orang asing: maafkan saya tadi mengikuti kalian, saya adalah edward saipul saya bekerja di bawah pemerintahan rezim militer yang di pimpin oleh adolof ngiler, kalian adalah tipikal orang yang kami cari sebagai pasukan tambahan…

otong: kami?

saipul: ya

jojilong: kalo begitu kami akan menjadi tentara?

saipul: ya, jika kalian mau

otong: tentu kami mau pak

saipul: kalo begitu besok ikut dengan ku ke stasiun dan siapkan baju sebanyak mungkin dan perbekalan

otong&jojilong: siap pak

saipul: baiklah saya pamit dulu, ingat besok jangan terlambat seperti tadi yak

otong: baik pak

akhirnya mereka pulang dan langsung menyiapkan perlengkapan mereka, keesokan harinya mereka pamit kepada orang tua masing-masing dan langsung berjalan ke stasiun, akhirnya mereka sampai dan bertemu saipul lalu mereka berdua dan saipul naik ke kereta dan di kereta mereka duduk sambil berbincang-bincang…….

jojilong: pak kenapa kami di pilih?, bukanya kemarin sudah penuh pendaftaranya…

saipul: sebenarnya begitu tapi karena ada dua orang pendaftar yang memliki kasus skandal dengan mencuri uang, meminum narkoba merekapun terpakasa di keluarin dari pasukan

otong: oh jadi seperti itu pak, lalu habis itu apa mereka di hukum?, apa mereka di laporkan ke polisi?, di suruh mengikuti rehabilitasi narkoba atau di hukum penjara atau…..

sebelum otong selesai berbicara jojilong langsung menutup otong karena bawel dan jojilong langsung memnita maaf ke saipul

jojilong: maaf pak teman saya sedikit nyinyir makanya dia banyak bertanya yak anggap saja wartawan gak laku

otong: heh apa kau bilang?

saipul: haahhah sebenarnya mereka hanya di keluarkan saja saya belum tahu apa mereka akan di hukum atau tidak

otong: oh jadi gitu toh

jojilong: puas tong?

otong: puas banget jo…

otong: jo keretanya berhenti

jojilong: ya udah sampe kali tong -_-

otong: jo liat dalam ruangan itu ada orang yang lagi bicara sama benda mirip pisang tapi ada talinya

jojilong: itu telepon tong….

mereka pun sampai di stasiun tujuan dan langsung keluar dari stasiun dan naik transportasi umu menuju halte dekat tempat pelatihan…

otong: jo liat di atas ada benda yang….(belum selesai ngomong)

jojilong: itu pesawat tong

otong: orang belom selesai ngomong juga

saipul: loh otong tidak tau pesawat?

jojilong: tidak pak benda modern diatauhanya radio, lampu, colokan listrik, tv dan alat pertania seperti traktor

saipul: lah kok bisa seperti itu, mohon maaf saja apa kalia tidak sekolah?

jojilong: bisa di bilang kehidupan di desa kami sangat miris jadi di sana tidak ada sekolah karena tidak ada guru, dan di sana juga tidak ada kendaraan

saipul: tapi bisa ada trakor?

jojilong: itu karena kepala desa meminta bantuan kepada pemerintah alat bertani jadi di berikanlan traktor

saipul: jadi begitu, lalu anak-anak di sana bagaimana?

jojilong: kalo yang laki-laki dari usia 7 tahun ke atas sudah bekerja kepada buruh atau keluar kota sebagai kurir pengiriman barang, saya salah satu dari kurir yang dulu ikut bekerja makanya saya sedikit tahu kehidpuan di kota, kalo otong ga mau dia orang pemalas jadi dia tidak pernah keluar kota untuk membantu saya dan teman-teman yang lain

saipul: kalo di sana lahiran bagaimana kan ga ada rumah sakit?

otong: pakai dukun…

jojilong: asal jeplak aja kamu tong, kalo lahiran ada ibu-ibu yang bantuin dan sedikit mengetahui tentang proses persalinan

otong: nah itu maksudnya

jojilong: beda oy

saipul: jadi begitu, mulai sekarang kalian berusaha jadi tentara yang sukses agar bisa bisa menghidupi keluarga kalia

otong&jojilong: BAIK PAK!! (dengan sangat bersemangat)

akhirnya mereka sampai dan langsung mengikuti pelatihan, dalam 14 bulan mereka berdua berhasil menjadi jendral karena menyelamatkan pemimpin mereka yaitu adolof ngiler dari pasukan pemberontak yang mengincar nyawanya, akhirnya cita-cita mereka tercapai sebagai seorang tentara yang sukses dan kembali ke desa mereka, desa mereka sudah maju banyak kendaraan, alat elektronik dan lain lain, mereka sangat senang karena desa mereka sudah cukup memadai untuk dihuni, namun sangat di sayangkan dua bersahabat tadi tewas karena mereka berusaha menyelamatkan kakek-kakek gendut yang dikira mereka akan tertabrak truk namun…., karena pikiran mereka sedang kacau jadi mereka menganggap traktor yang melaju perlahan adalah sebuah truk, setelah mereka berdua memdorong kakek-kakek gendut tadi traktor itu langsung berhenti namun mereka tewas karena terkejut dan jantungan dikira akan di tabrak truk yang ternyata adalah sebuah traktor

kurang  lebih mohon maaf, sekian dan terima kasih

Advertisements

2 thoughts on “cerpen tapi agak panjang :v : otong dan jojilong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s